traces and artifacts

Tentang Rafa Kecil

(I wrote this piece for my 24th birthday this year)

Rafa kecil film favoritnya The Lion King sama Anastasia. DVD-nya diputar berkali-kali sampai akhirnya rusak. Bisa dilihat dari kepingan CD-nya yang banyak goresannya. Dia juga suka Spirited Away walaupun sebenarnya takut sewaktu menontonnya. Orang tuanya Chihiro berubah jadi babi adalah bagian dari core memory dia sampai saat ini.

Rafa Kecil suka naik sepeda, lompat karet, dan main petak umpet. Walaupun pas main sama tetangganya, Rafa Kecil sering banget jatuh sampai lututnya luka-luka mulu dan nangis nggak berhenti. Meski tergolong paling muda di blok rumahnya, tapi semua orang memanggil Rafa Kecil sebagai Kakak Rafa. Soalnya, Rafa adalah anak perempuan pertama dan punya seorang adik laki-laki.

Rafa Kecil hobinya menulis. Dulu, dia suka dipuji katanya karangannya bagus. Pernah juga beberapa kali ikut lomba menulis cerpen. Memang sih, dari dulu udah tukang ngarang dan berkhayal. Makanya, Rafa Kecil bercita-cita jadi penulis—penulis novel, jurnalis, apa pun yang melibatkan kegiatan menulis.

Rafa Kecil dulu suka menulis cerpen di notes Facebook dan menulis kesehariannya di blog pribadinya. Rafa Kecil memang sudah canggih sih, dari dulu hobi berselancar di internet dan piawai mengoperasikan komputer. Percaya nggak, Rafa Kecil dulu bisa otak-atik kode CSS dan HTML buat desain template blog-nya.

Buku favoritnya Rafa Kecil adalah serial Malory Towers karyanya Enid Blyton. Dulu, dia berharap bisa sekolah di asrama seperti Malory Towers. "Kayaknya seru deh, bisa menghabiskan waktu seharian sama teman-teman! Terus, kayaknya seru kalo asramanya ada hantunya!" Begitu yang ada di bayangannya. Selain itu, Rafa Kecil juga suka baca KKPK. Penulis favoritnya dulu Sri Izzati.

Rafa Kecil suka nonton anime. Dia paling suka Hunter x Hunter. Karakter favoritnya Kurapika namanya. Lucunya, Rafa Kecil berharap kalau Kurapika itu jadi kakaknya. Rafa Kecil nggak peduli soal gender Kurapika (soalnya Kurapika itu digambarkan sebagai laki-laki feminin), mau dia laki-laki atau perempuan, pokoknya dia harus jadi kakaknya si Rafa Kecil.

Rafa Kecil juga suka menari. Dia pernah coba menari tradisional diiringi lagu kicir-kicir. Rafa Kecil juga pernah dance cover K-Pop loh, lagu SNSD yang judulnya Gee bersama teman-teman sekelasnya sewaktu SD. Rafa ceritanya jadi Sooyoung SNSD. Ini juga menjadi core memory buat Rafa. Apalagi, Rafa sekolah di SD Islam dan sempat menjadi perdebatan kalau anak perempuan menampilkan tarian K-Pop yang centil kayak SNSD.

Rafa Kecil dulu juga punya geng! Namanya The Bebek Waturifo. Waturifo maksudnya one, two, three, four karena ada empat orang! Ngomong-ngomomg, apa kabar ya, Dinda, Salsa, dan Kaori? Rafa Kecil dulu pernah buat cerpen yang karakternya adalah geng The Bebek Waturifo. Kalau nggak salah sih, cerpennya bergenre horor.

Rafa Kecil dulu pernah merayakan ulang tahun ketujuh? kesembilan?—maaf, Rafa Dewasa agak lupa—di sekolah dengan menyajikan menu makanan Hoka-Hoka Bento untuk teman-temannya. Hoka-Hoka Bento (sekarang Hokben namanya) adalah makanan favoritnya Rafa Kecil. Rafa Kecil suka banget makan ebi furai-nya Hoka-Hoka Bento. Namun, Rafa Kecil sebenarnya menyimpan memori buruk tentang Hoka-Hoka Bento. Waktu umur tujuh tahun, Rafa menyaksikan orang tuanya bertengkar hebat di Hoka-Hoka Bento Mall Metropolitan Bekasi. "Kok bisa ya, mama dan papa nggak malu berantem di tempat umum?" Begitu pikir Rafa Kecil. Dia ingat selepas kejadian itu, dia hanya pulang berdua naik taksi sama ibunya.

Ngomong-ngomong soal makanan, makanan favorit Rafa Kecil adalah udang. Waktu dulu, Rafa Kecil suka makan seafood di Wijaya, Kebayoran Baru. Namanya Seafood Baruna. Rafa Kecil selalu pesan udang goreng tepung, kerang dara rebus, dan kepiting saus tiram.

Selain udang, Rafa Kecil juga suka makan Steak Ayam. Restoran langganan keluarganya adalah Gandy Steak di Melawai. Biasanya sehabis makan, ayahnya akan mengajak Rafa Kecil beli baju-baju lucu di Factory Outlet yang berada di sebelah Gandy Steak.

Rafa Kecil sekarang sudah tidak kecil lagi (walaupun badannya sih tetap kecil), sekarang Rafa Kecil sudah menjadi perempuan dewasa berumur 24 tahun. Nyaris seperempat abad!

Sama seperti Rafa Kecil, Rafa Dewasa masih suka nonton film dan baca buku. Bedanya, Rafa Dewasa nggak terlalu suka lagi menonton film animasi dan nggak sesering itu lagi membaca fiksi. Rafa Dewasa juga masih bercita-cita menjadi penulis, lebih tepatnya peneliti (toh, peneliti kan melibatkan kegiatan menulis).

Bagaimana dengan menari? "Kangen sih, tapi nanti lagi deh! Soalnya, badan udah kaku kayak kanebo kering." pikir Rafa Dewasa. Rafa Dewasa juga masih suka makan udang dan HokBen. Bedanya, kalau makan HokBen, Rafa Dewasa sudah nggak pernah pesan ebi furai lagi, soalnya mahal.

Kalau Rafa Kecil dulu kegiatannya sekolah dan bermain, Rafa Dewasa sekarang kegiatannya sibuk mencari pekerjaan baru. Hahaha. Bolak-balik membuka laman situs web lowongan pekerjaan setiap harinya. Selain sibuk cari kerja, Rafa Dewasa juga senang berkolektif dengan komunitasnya. Kumpul-kumpul, fafifuwasweswos, dan beraktivisme.

Rafa Dewasa sekarang lagi mikir, kira-kira Rafa Kecil kalau sekarang melihat dia, apa ya yang ada di pikirannya? "Wuih, Rafa Dewasa keren!" atau justru "Rafa Dewasa payah deh! Cita-citanya belum kesampaian, malah nganggur sekarang!" Kira-kira, Rafa Kecil bakal merasa bangga nggak ya sama Rafa Dewasa? Bakal tersenyum senang nggak ya lihat Rafa Dewasa? Atau justru kecewa ya, soalnya Rafa Dewasa nggak menjadi sosok yang Rafa Kecil inginkan.

Apa pun itu, Rafa Dewasa nggak mau melukai Rafa Kecil. Rafa Dewasa sadar, ia hidup untuk sang Rafa Kecil, untuk memenuhi impian Rafa Kecil akan kehidupan yang baik sebagai Rafa Dewasa. Rafa Dewasa janji akan hidup lebih baik dan menjadi lebih tangguh lagi. Meski nggak yakin, Rafa Dewasa akan berusaha sebisa mungkin untuk tidak mengecewakan Rafa Kecil dan membuatnya bahagia.

Di lubuk hati yang terdalam, Rafa Dewasa berharap Rafa Kecil setidaknya bangga karena ia bisa menjalani hidup sejauh ini setelah melewati banyak suka dan duka, halang dan rintang, jatuh dan bangun, luka dan penyembuhan.

Selamat ulang tahun, Rafa.